BERITASIBER.COM | LAMONGAN — Polsek Deket, Polres Lamongan, terus mengintensifkan patroli di sepanjang aliran sungai dan wilayah rawan banjir menyusul tingginya intensitas hujan yang terjadi selama tiga hingga empat hari terakhir.
Hujan lebat yang hampir turun setiap sore tersebut mengakibatkan debit air sungai meningkat, sehingga menyebabkan genangan di empat desa di Kecamatan Deket hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda penyurutan.
Kapolsek Deket melalui petugas di lapangan menyampaikan bahwa patroli sungai dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi luapan air dan banjir susulan. Patroli ini bertujuan memantau perkembangan debit air, mengecek kondisi tanggul, serta memastikan keselamatan warga di sekitar bantaran sungai.
“Selama tiga sampai empat hari terakhir, hujan dengan intensitas cukup tinggi turun hampir setiap sore. Kondisi ini membuat debit air sungai meningkat dan genangan di empat desa terdampak masih bertahan,” ujar salah satu petugas Polsek Deket, Senin (23/2/2026).
Empat desa yang terdampak dilaporkan mengalami genangan dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga lebih dari 60 sentimeter di sejumlah titik rendah. Air merendam permukiman warga, lahan pertanian, serta akses jalan desa, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar dan perekonomian warga.
Polsek Deket bersama unsur TNI, pemerintah desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan kebencanaan turut melakukan pemantauan intensif di wilayah terdampak. Selain patroli sungai, petugas juga melakukan patroli dialogis dengan warga untuk memberikan imbauan kamtibmas serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan debit air.






