BERITASIBER.COM | PAMEKASAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan melakukan penjajakan koalisi dengan menyambangi DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Adapun, pertemuan PPP dan PAN berlangsung di Kantor Sekretariat DPD PAN Pamekasan di Jalan Bhayangkara No.27, Desa Laden, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Rabu, (15/5/2024).

PPP yang dipimpin oleh Ketua Desk Pilkada DPC PPP Pamekasan Ali Masykur ini datang bersama jajaran pengurusnya, dan diterima langsung oleh Ketua DPC PAN Pamekasan, Abdul Haq.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Silaturahmi yang dilakukan PPP ke DPD PAN Pamekasan merupakan kali kedua setelah menyambangi DPD PKS Pamekasan beberapa hari lalu.

“Silaturahmi ini bukan tanpa dasar, sebab bagaimanapun PPP dan PAN di Pamekasan ini selalu mempunyai kesamaan visi dan misi dalam membangun Kabupaten Pamekasan,“ katanya.

Diketahui, PPP dan PAN bernah berkoalisi pada Pilkada 2013 lalu. saat itu bersama partai lainnya PPP dan PAN Pamekasan mampu mengantarkan Pasangan Akhmad Syafii Yasin-Kholil Asyari sebagai Bupati dan Wakil Bupati Periode 2013-2018.

“Koalisi PPP-PAN di Pamekasan selalu searah dan sama-sama diuntungkan. DPD PAN kalau berkoalisi dengan yang lain itu justru tidak diuntungkan”, ujar pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Pamekasan.

Ali Masykur mengatakan bahwa kunjungan PPP kepada jajaran PAN merupakan bagian dari persiapan untuk menghadapi kontestasi Pilkada 2024, syukur-syukur baik DPP PPP maupun DPP PAN bisa memberikan rekomendasi yang sama terhadap pasangan calon di Pilkada Pamekasan 2024.

“Tentunya kalau kami berharap agar rekomendasi PPP dan PAN ini bisa sejalan, sehingga penjajakan ini berlanjut ke arah koalisi yang solid,” ujarnya.

Selain itu, Ali Masykur juga mengungkapkan sikap DPC PPP Pamekasan menjalin komunikasi untuk merajut koalisi dengan parpol lain, sebab tidak dapat mengusung calon sendiri. Menurutnya, pada pemilu 2024 kemarin, PPP hanya memperoleh 7 kursi. Perolehan itu tidak cukup syarat untuk mengusung pasangan calon sendiri sebagaimana Pilkada 2018 lalu.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2