BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Di balik gemerlap pesatnya modernisasi, Kabupaten Lamongan nyatanya masih merawat dengan baik sebuah permata budaya dengan nilai sejarah yang sangat mendalam. Permata tersebut adalah Desa Sendang Duwur, sebuah kawasan tradisional yang berhasil melestarikan warisan peradaban masa lampau hingga detik ini.
Memasuki batas wilayah desa ini seolah menarik kita masuk ke dalam mesin waktu menuju era awal transisi peradaban di tanah Jawa.
Suasana tenang yang menyelimuti pedesaan berpadu harmonis dengan nuansa historis yang begitu kental, menjadikannya destinasi wisata yang wajib dikunjungi.
Desa Sendang Duwur di Lamongan adalah permata budaya dengan sejarah panjang yang tidak sekadar menyajikan keindahan fisik, melainkan juga menanamkan pesan kuat tentang betapa tingginya nilai toleransi beragama yang sudah terbangun sejak ratusan tahun silam.
Daya tarik utama yang membuat nama desa ini masyhur ke berbagai penjuru daerah adalah keberadaan sebuah situs suci kuno. Kawasan ini sangat terkenal dengan Masjid Sendang Duwur yang usianya diperkirakan sudah mencapai ratusan tahun.
Didirikan pada masa penyebaran agama, desa ini memiliki kebanggaan atas arsitektur masjidnya yang sangat khas karena menampilkan perpaduan sempurna antara unsur seni Hindu-Islam.
Pengunjung akan disambut oleh struktur gapura bersayap yang bentuk dan ukirannya menyerupai gerbang masuk kompleks candi Hindu-Buddha.





