BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Pertamina Patra Niaga menghentikan sementara distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite ke salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Langkah tersebut diambil menyusul viralnya keluhan masyarakat terkait dugaan Pertalite tercampur air yang menyebabkan gangguan pada kendaraan.
Isu tersebut mencuat setelah sejumlah pengendara mengaku mengalami kendala mesin usai mengisi BBM di SPBU Banaran, Babat. Keluhan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus langsung melakukan pengecekan di lokasi. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan laporan keluhan konsumen diterima pada Selasa (23/12) dan segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan menyeluruh.
“Dari hasil pengecekan awal, ditemukan indikasi adanya BBM yang tercampur air. Pada saat kejadian, wilayah Babat dan sekitarnya memang diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi,” ujar Ahad dalam keterangan resminya, Jumat (26/12/2025).
Ia menjelaskan, setelah hujan reda dan aktivitas pengisian BBM kembali berlangsung, beberapa konsumen melaporkan kendaraan mereka mengalami gangguan. Sebagai langkah pengamanan dan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, Pertamina memutuskan untuk menghentikan sementara distribusi Pertalite ke SPBU tersebut.





