Petugas mengimbau pengelola SPBU untuk memastikan bahwa perangkat CCTV berfungsi dengan baik selama 24 jam. Teknologi ini dinilai sangat vital sebagai alat bantu pengawasan dan bukti pendukung apabila sewaktu-waktu terjadi tindak kriminalitas di area tersebut.
“CCTV adalah mata tambahan bagi kita. Kami mengimbau agar pengelola memastikan sudut pandang kamera mencakup area vital, terutama titik transaksi dan pintu keluar-masuk. Dengan sistem keamanan yang tertata, niat pelaku kejahatan dapat diurungkan karena merasa terpantau,” tambah BRIPTU Dedy.
Kegiatan patroli dialogis ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Dengan adanya interaksi langsung, diharapkan terbentuk sinergi yang kuat antara kepolisian dan warga masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.
Polsek Pucuk berharap, melalui kehadiran petugas di lapangan, situasi keamanan di seluruh wilayah Kecamatan Pucuk dapat terus terjaga. Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengapresiasi partisipasi masyarakat yang selama ini kooperatif dalam melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas. Kami berharap sinergi ini terus terjaga, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga di Kabupaten Lamongan,” tutup petugas.
Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di wilayah SPBU Kecamatan Pucuk terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya ancaman atau gangguan yang berarti, dan masyarakat menyambut positif kehadiran personel kepolisian yang dianggap memberikan rasa aman di tengah aktivitas mereka.





