LAMONGAN – Jajaran Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, terus mendukung upaya penguatan ketahanan pangan masyarakat melalui penerapan Program Pekarangan Bergizi (P2B) dan pemanfaatan lahan produktif di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman pangan serta pemanfaatan lahan yang telah dikembangkan masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap ketersediaan pangan bergizi secara berkelanjutan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Kembangbahu Iptu Sono, S.H., mengatakan bahwa kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan program Pekarangan Bergizi dapat berjalan dengan baik sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami terus mendorong dan memantau pemanfaatan lahan yang ada agar dapat digunakan secara produktif. Program Pekarangan Bergizi ini diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan, khususnya bahan pangan bergizi, sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah Kembangbahu,” ujar Iptu Sono.

Monitoring tersebut dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, mulai pukul 09.20 WIB hingga selesai. Dua personel Polsek Kembangbahu, yakni Aiptu Yerry W.S. dan Aipda Sugeng, S.H., turun langsung melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan Program Pekarangan Bergizi dan pemanfaatan lahan di sejumlah wilayah Kecamatan Kembangbahu.

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemantauan terhadap berbagai jenis tanaman pangan yang telah dikembangkan, baik tanaman kebutuhan sehari-hari maupun komoditas yang memiliki nilai gizi bagi keluarga. Sejumlah tanaman yang dipantau antara lain jagung, padi, tomat, cabai, kangkung, dan terong.

Tidak hanya tanaman, pemanfaatan lahan juga dilakukan melalui pengembangan kolam ikan sebagai bagian dari upaya diversifikasi sumber pangan. Keberadaan tanaman hortikultura dan kolam ikan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri sekaligus mengoptimalkan lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal.

Kegiatan monitoring tidak sebatas melihat kondisi tanaman, tetapi juga menjadi sarana untuk mengetahui perkembangan serta berbagai kendala yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaan program di lapangan. Dengan pemantauan secara berkala, setiap kendala yang muncul dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama agar program dapat terus berjalan secara optimal.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2