“Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih tiga jam, jasad korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 04.20 WIB di dalam sebuah sungai kecil yang tertutup semak eceng gondok, tidak jauh dari lokasi tabrakan,” jelasnya.
Sementara itu, sepeda motor milik korban ditemukan dalam kondisi rusak berat di sekitar perlintasan. Identitas korban berhasil dipastikan melalui dokumen pribadi berupa KTP dan SIM yang ditemukan di lokasi kejadian.
Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Unit Pemulasaraan Jenazah RSUD Karangkembang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban untuk proses serah terima jenazah.
Ipda Hamzaid menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut, termasuk mengevaluasi sistem pengamanan di perlintasan sebidang yang minim penjagaan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, memastikan kondisi aman sebelum melintas, serta mematuhi rambu-rambu yang ada demi keselamatan bersama,” pungkasnya.






