Ia menyebutkan, sepanjang tahun 2024, LSM Cakrawala Keadilan telah melaksanakan lebih dari 40 kali penyaluran air bersih di sejumlah desa di wilayah selatan Kabupaten Lamongan yang mengalami kekeringan. Program tersebut menjadi salah satu kegiatan kemanusiaan yang terus dipertahankan hingga sekarang karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, setiap kegiatan selalu mendapat sambutan yang baik. Warga sangat antusias dan menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada seluruh donatur yang telah peduli terhadap kondisi mereka,” ungkapnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu, salah seorang warga Dusun Walangkopo, Ainur Rohmatun Nisa’, mengaku bantuan air bersih tersebut sangat membantu masyarakat. Menurutnya, selama beberapa pekan terakhir warga harus berhemat menggunakan air karena pasokan dari sumur maupun waduk semakin terbatas.

Ia mengatakan sebagian warga bahkan terpaksa mengurangi aktivitas yang membutuhkan banyak air agar persediaan yang ada dapat bertahan lebih lama. Di sisi lain, membeli air bersih bukan menjadi pilihan yang mudah karena harganya dinilai cukup memberatkan bagi sebagian besar masyarakat.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Air bersih sangat kami butuhkan untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau harus membeli air terus tentu tidak semua warga mampu. Semoga selama musim kemarau masih berlangsung bantuan seperti ini tetap bisa datang,” ujarnya.

LSM Cakrawala Keadilan memastikan akan terus melanjutkan program distribusi air bersih ke berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan yang terdampak kekeringan. Organisasi tersebut juga mengajak masyarakat yang mengetahui adanya daerah mengalami krisis air bersih untuk segera menyampaikan informasi agar bantuan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran.

Melalui semangat kepedulian dan gotong royong yang telah dibangun selama sepuluh tahun terakhir, LSM Cakrawala Keadilan berharap aksi kemanusiaan ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama membantu warga yang terdampak musim kemarau.

“Dengan sinergi antara relawan, donatur, dan masyarakat, diharapkan persoalan krisis air bersih di sejumlah wilayah Lamongan dapat terus diatasi hingga kondisi kembali normal,” pungkasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2