BERITASIBER.COM – Di tengah beragam persepsi masyarakat terhadap keberadaan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), LSM Cakrawala Keadilan di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, terus berupaya membangun kepercayaan publik melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, dan pendampingan hukum.
Organisasi yang telah berdiri lebih dari satu dekade tersebut menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra masyarakat dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Ketua LSM Cakrawala Keadilan, Hilal Ahmar, mengatakan bahwa lembaga yang dipimpinnya merupakan organisasi nirlaba yang lahir dari semangat kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
“Sejak awal berdiri, organisasi tersebut dibentuk untuk memperjuangkan kepentingan publik, memberikan layanan sosial, serta membantu kelompok rentan yang membutuhkan dukungan dan pendampingan,” ungkapnya, Jumat (12/6/2026).
Menurut Hilal, perjalanan organisasi tidak selalu mudah. Di tengah citra LSM yang masih kerap dipandang negatif akibat ulah segelintir oknum yang menyalahgunakan peran organisasi untuk kepentingan pribadi, pihaknya memilih untuk membuktikan eksistensi melalui kerja nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat tidak bisa dibangun hanya dengan slogan. Kami berusaha menunjukkan komitmen melalui tindakan nyata, mulai dari kegiatan sosial, kemanusiaan, hingga pendampingan hukum bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Hilal menjelaskan, pada masa awal pembentukannya, LSM Cakrawala Keadilan lebih banyak berkonsentrasi pada isu lingkungan, khususnya di kawasan pesisir Paciran dan wilayah sekitarnya. Namun seiring berjalannya waktu, berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat mulai bermunculan dan membutuhkan perhatian lebih luas.
Banyak warga yang datang menyampaikan keluhan terkait kesulitan ekonomi, akses pendidikan, kebutuhan pengobatan, hingga persoalan hukum. Kondisi tersebut mendorong organisasi untuk memperluas cakupan layanan agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.
Saat ini, berbagai program sosial rutin dijalankan, mulai dari bantuan bagi warga kurang mampu, dukungan pendidikan untuk anak-anak dari keluarga prasejahtera, pendampingan pengobatan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan biaya, hingga bantuan kemanusiaan bagi korban bencana maupun warga yang menghadapi situasi darurat.






