BERITASIBER.COM – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Deket, Polres Lamongan, melaksanakan patroli dialogis ke kawasan PT BMI yang berada di wilayah Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan patroli tersebut difokuskan pada upaya memperkuat koordinasi dengan petugas keamanan (security) perusahaan sekaligus menyerap berbagai informasi yang berkembang di lingkungan perusahaan maupun masyarakat sekitar sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Kapolsek Deket AKP Akhmad Khusen mengatakan bahwa patroli sambang ke objek vital maupun kawasan perusahaan merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara kepolisian dengan petugas keamanan perusahaan menjadi salah satu faktor penting dalam mendeteksi secara dini berbagai potensi kerawanan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.
“Kami terus meningkatkan patroli dialogis dengan menyambangi petugas security untuk membangun komunikasi yang baik, menyerap berbagai informasi yang berkembang di lapangan, serta mengajak seluruh unsur pengamanan perusahaan agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun aktivitas yang mencurigakan,” ujar AKP Akhmad Khusen.
Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Deket melakukan dialog langsung dengan petugas keamanan PT BMI mengenai kondisi keamanan di lingkungan perusahaan, aktivitas operasional, serta perkembangan situasi di sekitar kawasan industri.
Selain menerima informasi dari petugas security, anggota kepolisian juga memberikan berbagai imbauan kamtibmas agar pengamanan internal perusahaan terus ditingkatkan melalui patroli rutin di area kerja, pemeriksaan terhadap akses keluar masuk kendaraan maupun orang, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap pihak-pihak yang tidak berkepentingan.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga mengingatkan pentingnya koordinasi yang cepat apabila ditemukan indikasi gangguan keamanan, baik berupa tindak kriminalitas, perselisihan, maupun kejadian lain yang berpotensi mengganggu aktivitas perusahaan.





