LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Kembangbahu meningkatkan pengamanan wilayah pada malam hari melalui Patroli Kota Presisi (PKP) Blue Light. Patroli menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Kamis (17/9/2026) malam, sebagai langkah preventif mengantisipasi pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), gangguan kamtibmas, hingga potensi gesekan antarperguruan silat.

Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H. mengatakan patroli malam dilakukan untuk meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam yang dinilai membutuhkan pengawasan lebih intensif. Selain mencegah tindak kriminalitas, petugas melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang dinilai berpotensi menjadi titik terjadinya gangguan keamanan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Patroli Blue Light merupakan salah satu langkah preventif kami untuk menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Anggota kami arahkan menyisir titik-titik yang perlu mendapat perhatian, termasuk lokasi rawan kriminalitas maupun kawasan yang berpotensi terjadi gesekan antarperguruan silat,” kata IPTU Sono.

Patroli dimulai sekitar pukul 23.30 WIB dengan melibatkan AIPTU Didik AS dan AIPDA Hartono. Menggunakan kendaraan patroli dengan lampu rotator biru menyala, petugas bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan dan lokasi yang menjadi sasaran pemantauan.

Dalam pelaksanaannya, anggota tidak hanya melakukan patroli bergerak. Polisi juga berhenti dan bersiaga di sejumlah titik yang dinilai rawan kejahatan konvensional, termasuk ruas jalan yang kondisinya rusak maupun minim penerangan.

Menurut Sono, kehadiran polisi di lokasi rawan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

“Kehadiran anggota di lapangan diharapkan memberikan efek pencegahan. Kami ingin masyarakat yang masih beraktivitas maupun melintas pada malam hari merasa lebih aman, sekaligus mencegah munculnya kesempatan bagi pelaku tindak kriminal,” ujarnya.

Petugas juga melakukan pendekatan secara dialogis terhadap kelompok pemuda maupun warga yang masih berkumpul hingga larut malam. Mereka diberikan imbauan kamtibmas dan diminta segera kembali ke rumah apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi perselisihan maupun kejadian lain yang dapat mengganggu keamanan lingkungan. Tokoh masyarakat juga diajak berkoordinasi untuk bersama-sama menjaga situasi wilayah tetap kondusif.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2