LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Pucuk Polres Lamongan terus mengintensifkan patroli dialogis sebagai langkah preventif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Salah satunya dilakukan dengan menyambangi salah satu warung kopi di wilayah hukum Polsek Pucuk, Kamis (27/8/2026), sekaligus berdialog langsung dengan warga yang sedang berkumpul.
Kapolsek Pucuk AKP Su’ud, S.H., M.H. mengatakan patroli dialogis merupakan salah satu cara kepolisian membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Menurutnya, interaksi tersebut penting untuk menyampaikan pesan Kamtibmas sekaligus menggali informasi mengenai situasi keamanan di lingkungan warga.
“Patroli dialogis kami lakukan untuk memastikan situasi tetap aman sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat. Kami mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujar Su’ud.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Pucuk menyambangi warung kopi yang menjadi salah satu tempat masyarakat berkumpul. Petugas kemudian berdialog secara santai dengan warga sembari menyampaikan sejumlah imbauan terkait keamanan dan ketertiban.
Warung kopi dinilai menjadi salah satu ruang interaksi masyarakat. Karena itu, kehadiran polisi di lokasi tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dengan warga sekaligus menjadi sarana deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan Kamtibmas.
Petugas mengingatkan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan tindak kriminalitas. Warga diminta tidak lengah terhadap lingkungan sekitar, termasuk ketika berada di tempat umum maupun saat meninggalkan rumah dalam kondisi kosong.
Selain kewaspadaan terhadap tindak kejahatan, personel juga mengajak warga menjaga kerukunan antarwarga. Perbedaan pendapat maupun informasi yang beredar di tengah masyarakat diharapkan tidak menjadi pemicu perselisihan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan dan tidak mudah terpancing isu yang berpotensi memecah persatuan. Kalau mendapatkan informasi, terutama dari media sosial, jangan langsung percaya. Pastikan dulu kebenarannya sebelum menyebarkan atau mengambil tindakan,” kata Su’ud.
Dalam kesempatan itu, warga juga diminta berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diharapkan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan maupun gangguan Kamtibmas.





