Menurut Kapolsek, informasi dari masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung tugas kepolisian. Dengan komunikasi yang cepat antara warga dan polisi, potensi gangguan keamanan dapat ditangani lebih dini sehingga tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi. Kami membutuhkan peran serta masyarakat. Apabila ada kejadian atau sesuatu yang mencurigakan, segera sampaikan kepada kami agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” tuturnya.
Selain persoalan Kamtibmas, personel Polsek Pucuk juga mengingatkan warga mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Masyarakat yang menggunakan kendaraan diminta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.
Pengendara diimbau menggunakan kelengkapan keselamatan, termasuk helm bagi pengendara sepeda motor, mematuhi rambu-rambu, serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Kapolsek Pucuk menegaskan patroli dialogis akan terus dilakukan di berbagai lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai efektif untuk memperkuat komunikasi sekaligus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga berdialog dan mendengarkan secara langsung apa yang menjadi perhatian warga. Harapannya, sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga wilayah tetap aman dan kondusif,” tegas Su’ud.
Kegiatan patroli dialogis berlangsung dalam suasana aman dan tertib. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Pucuk terpantau aman, lancar, dan kondusif.
Melalui patroli dialogis tersebut, Polsek Pucuk kembali menegaskan komitmennya untuk mengedepankan langkah preventif dan membangun kemitraan dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.





