Pada workshop tersebut dilakukan interaksi dua arah, di mana audiens juga memiliki peran dalam memberikan informasi terkait materi yang tengah disampaikan. Hal ini dinilai lebih efektif dibandingkan dengan sesi tanya jawab, untuk melihat antusias masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Diharapkan dengan model seperti ini, terjalin interaksi yang baik sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat” ujar salah satu mahasiswa KKN-BBK 5 selaku penanggung jawab kegiatan.

Kegiatan ini diwarnai dengan berbagai pertanyaan dan pendapat dari ibu-ibu Kader terkait limbah minyak jelantah. Bahkan seorang ibu mengatakan bahwa sebelumnya pernah membuat lilin aromaterapi seperti ini dengan menggunakan pewangi pakaian sebagai ganti essential oil.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Partisipasi Kader PKK Desa Cerme dalam Pembuatan Lilin Aromaterapi “ECOR” (Eco-friendly Oil Regeneration)

Setelah penyampaian materi, kegiatan ini dilanjut dengan praktik langsung mengolah limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi.

Mengapa lilin aromaterapi ? Melihat situasi dan kondisi masyarakat, lilin aromaterapi merupakan produk yang sesuai untuk menjadi contoh hasil olahan limbah minyak jelantah di masyarakat.Dikarenakan modal yang digunakan terjangkau dan langkah-langkah pembuatannya mudah dibanding produk olahan minyak jelantah yang lain.

Ibu ketua PKK Desa Cerme didampingi mahasiswa KKN-BBK 5 Universitas Airlangga melakukan praktik pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah. Langkah demi langkah dalam proses pembuatan diiringi dengan penjelasan, diawali dengan bahan-bahan apa saja yang diperlukan dan digunakan, hingga proses pengolahan terakhir berupa pencetakan lilin aromaterapi.

Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama dan pembagian essential oil, palm wax (bahan pengeras/lilin), dan sumbu lilin kepada masing-masing ibu-ibu kader PKK yang hadir.

Pembagian bahan-bahan ini bermaksud memberi kesempatan ibu-ibu kader PKK untuk melakukan praktik mengolah limbah minyak jelantah secara mandiri di rumah.

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2