BERITASIBER.COM – Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sekaligus menciptakan keamanan dan ketertiban lalu lintas di lingkungan sekolah, personel Polsek Pucuk Polres Lamongan melaksanakan kegiatan Commander Wish di depan SD Waruwetan, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan Commander Wish tersebut difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas pada jam sibuk pagi hari, khususnya saat para pelajar mulai berdatangan ke sekolah. Kehadiran anggota kepolisian di titik rawan kepadatan lalu lintas itu bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa-siswi, orang tua, maupun pengguna jalan lainnya.
Sejak pagi hari, personel Polsek Pucuk tampak sigap mengatur arus kendaraan yang melintas di depan SD Waruwetan. Selain melakukan pengaturan lalu lintas, anggota juga membantu para siswa menyeberang jalan agar dapat masuk ke lingkungan sekolah dengan aman. Tidak hanya itu, petugas turut memberikan imbauan kepada para pengendara roda dua maupun roda empat untuk mengurangi kecepatan saat melintas di kawasan sekolah.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, terutama pada jam-jam rawan kepadatan ketika aktivitas masyarakat meningkat. Area sekolah dinilai menjadi salah satu titik yang membutuhkan perhatian khusus karena tingginya mobilitas kendaraan dan aktivitas pelajar di pagi hari.
Plh Kapolsek Pucuk IPTU Abdul Ghufron mengatakan bahwa kegiatan Commander Wish merupakan bagian dari pelayanan rutin kepolisian kepada masyarakat. Program ini sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, khususnya bagi anak-anak sekolah yang membutuhkan perhatian dalam aspek keselamatan berlalu lintas.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib di lingkungan sekolah,” ujar Kapolsek Pucuk.
Ia menambahkan bahwa keselamatan pelajar menjadi prioritas utama, sehingga keberadaan personel di lapangan diharapkan mampu meminimalisir risiko kecelakaan serta menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.





