“Kita bekerjasama dengan Unesa, jadi kita berbasis database dan terukur. Tidak hanya prestasi olahraga, kita juga akan memperhatikan sekolah akademisnya,” jelas Bupati.

Hal ini bertujuan agar atlet dapat berlatih tanpa mengabaikan pendidikan, serta mendapatkan beasiswa untuk atlet berprestasi yang akan disalurkan di industri olahraga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua KONI Lamongan, Heri Pranoto, mengungkapkan bahwa dari 68 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, Kabupaten Lamongan akan mengikuti 40 cabor.

Tahun ini, Lamongan juga menyertakan beberapa cabor baru, seperti kurash, bernotor, astrack, roadrace, kriket, panahan, modern pentathlon, triathlon, poncat indah kolam, dan tinju. Cabor andalan yang diharapkan dapat meraih prestasi antara lain petanque, muay thai, aeromodeling, tarung drajat, bola tangan, gulat, dan sepak bola putri.

“Meskipun kriket merupakan pendatang baru, cabor ini langsung menjadi andalan,” imbuhnya.

Porprov IX Jawa Timur 2025 akan digelar dari 28 Juni hingga 5 Juli 2025. Beberapa cabor, seperti bola basket, taekwondo, dan bermotor, sudah mulai dipertandingkan.

Kontingen Lamongan optimis dapat memberikan yang terbaik dan meraih prestasi yang membanggakan bagi daerah.(Bs)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2