BERITASIBER.COM | TANGERANG – Kepala Desa Kemeri, Kecamatan Kemeri, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi sorotan setelah dilaporkan sulit untuk ditemui dan dikonfirmasi terkait pelaksanaan proyek paving blok di Kampung Kemeri RT 08/02.
Sebagai pejabat publik, kepala desa memiliki tanggung jawab besar dalam memajukan desa dan melayani masyarakat, namun keberadaan dan keterlibatan kepala desa Kemiri dalam tugasnya dipertanyakan.
Kartusi, selaku Kabidkam DPP Perkumpulan Trisula Bakti Nusantara, mendatangi kantor Desa Kemeri untuk menanyakan anggaran kegiatan proyek paving blok yang berlokasi di samping rumah kepala desa.
Namun, saat tiba di kantor desa, Kartusi tidak menemukan kepala desa di tempat. Menurut salah satu staf desa, kepala desa sedang menghadiri acara di luar.
Kedatangan Kartusi bertujuan untuk mendapatkan informasi yang jelas mengenai proyek tersebut, namun upayanya terhalang oleh ketidakhadiran kepala desa.
Di lokasi proyek, Kartusi juga mencatat bahwa tidak ada papan informasi proyek (PIP) yang biasanya wajib dipasang untuk memberikan transparansi kepada masyarakat mengenai anggaran dan pelaksanaan proyek.
Menurut warga setempat mengungkapkan bahwa proyek paving blok tersebut diduga milik kepala desa. Mereka juga melaporkan bahwa pekerjaan proyek tersebut tampaknya belum selesai, dengan tidak adanya aktivitas pekerja di lokasi pada hari itu.
“Bahan materialnya tidak ada, dan sebagian kastin tidak digali. Kami khawatir jika hujan turun, akan ada masalah,” ujar salah satu warga.





