IPTU Moch. Sokep menegaskan bahwa koordinasi antara penyuluh pertanian, kios resmi, kelompok tani, TNI-Polri, pemerintah, serta pihak terkait lainnya perlu terus diperkuat. Kesamaan pemahaman dinilai menjadi salah satu kunci untuk mengurangi potensi persoalan dalam proses distribusi.

“Semua pihak memiliki peran masing-masing. Yang terpenting adalah komunikasi dan koordinasi harus berjalan dengan baik. Apabila ditemukan persoalan di lapangan, segera dikoordinasikan dan diselesaikan sesuai aturan sehingga tidak berkembang menjadi permasalahan yang dapat merugikan masyarakat, khususnya para petani,” jelasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Rapat tersebut juga menekankan pentingnya prinsip tepat dalam distribusi pupuk bersubsidi, mulai dari ketepatan jenis, jumlah, harga, tempat, waktu hingga mutu. Dengan pelaksanaan yang tertib, pupuk yang dialokasikan pemerintah diharapkan benar-benar dapat diterima dan dimanfaatkan oleh petani sesuai kebutuhan.

Aspek pencegahan penyelewengan turut menjadi pembahasan. Para pihak didorong meningkatkan pengawasan terhadap proses penyaluran, termasuk mengantisipasi penjualan yang tidak sesuai ketentuan maupun distribusi kepada pihak yang tidak berhak.

Kapolsek Sarirejo mengingatkan agar seluruh pihak yang terlibat dalam rantai distribusi menjalankan tugas secara transparan dan bertanggung jawab. Menurutnya, pengawasan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, melainkan membutuhkan keterlibatan dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga proses penyaluran pupuk bersubsidi agar berjalan transparan dan sesuai ketentuan. Jangan sampai ada pihak yang mengambil keuntungan dengan cara melanggar aturan sehingga justru merugikan petani,” tegas IPTU Moch. Sokep.

Melalui rapat evaluasi dan sosialisasi tersebut, diharapkan penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah Kecamatan Sarirejo sepanjang 2026 dapat berlangsung semakin tertib, efektif, dan tepat sasaran. Kelancaran ketersediaan pupuk bagi petani juga diharapkan turut mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Lamongan.

Selama berlangsungnya kegiatan, personel Polsek Sarirejo turut melakukan pemantauan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Rapat berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman, lancar, tertib, dan kondusif.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2