Pastikan kendaraan atau alat pertanian tidak ditinggalkan begitu saja di pinggir jalan atau tempat yang rawan pencurian. Segera lapor ke Bhabinkamtibmas jika menemukan hal-hal mencurigakan di sekitar lahan pertanian.
“Keselamatan harus jadi prioritas. Jangan karena semangat panen, justru abai terhadap faktor keselamatan pribadi,” tambahnya.
Kehadiran Kapolsek dan anggota Polsek Deket mendapat sambutan hangat dari para petani. Mereka mengaku senang dan merasa lebih diperhatikan karena kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga peduli terhadap kondisi mereka di lapangan.
“Alhamdulillah, kami merasa lebih tenang ada polisi yang ikut memantau saat panen. Jadi lebih nyaman bekerja,” ungkap Pak Hadi, salah satu petani di Desa Sidokumpul.
Kegiatan ini merupakan implementasi dari program “Polres Lamongan SEHATI” (Sinergi, Empati, Humanis, Amanah, Tegas, Inovatif), di mana kepolisian hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat.
“Kami ingin polisi dikenal sebagai pelindung dan pengayom yang benar-benar hadir, mendengar, dan membantu masyarakat,” tutup Kapolsek Deket.(Bs)





