Dalam kesempatan tersebut, berbagai tokoh yang hadir menyampaikan harapan agar peringatan Hari Raya Waisak tidak hanya menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga mampu menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, saling menghormati, serta memperkuat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak menegaskan bahwa Polri senantiasa mendukung setiap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan masyarakat. Menurutnya, kebebasan beribadah dan menjalankan keyakinan merupakan hak setiap warga negara yang harus dijaga bersama.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Polri berkomitmen untuk terus memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat dalam menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya masing-masing. Kehadiran kami dalam kegiatan keagamaan juga merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres berharap momentum Hari Raya Waisak dapat semakin memperkuat semangat persaudaraan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama di Kota Pematangsiantar.

“Dengan terselenggaranya kegiatan Malam Doa dan Festival Malam Waisak ini, diharapkan semangat toleransi, persatuan, dan kerukunan antarumat beragama di Kota Pematangsiantar semakin kuat,” kata AKBP Sah Udur Sitinjak.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif. Acara juga mendapat sambutan positif dari seluruh peserta yang hadir. Kehadiran unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan dalam satu kegiatan menjadi bukti nyata kuatnya komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan, persatuan, dan stabilitas sosial di Kota Pematangsiantar.(Pirhot Nababan)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2