BERITASIBER.COM | SUMENEP — Dua proyek rabat beton di Desa Saobi, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Tahun Anggaran 2025, mulai menjadi sorotan publik. Pasalnya, hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Saobi tidak memberikan respons sedikit pun saat dikonfirmasi melalui WhatsApp terkait lokasi dan pelaksanaan proyek bernilai ratusan juta rupiah tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan data yang dihimpun media, terdapat dua kegiatan pembangunan infrastruktur di desa tersebut, yaitu Rabat Beton oleh Pokmas Bungin Jaya dengan nilai anggaran Rp 200 juta dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Rabat Beton sebesar Rp 250 juta.

Total anggaran yang mengalir ke Desa Saobi untuk dua kegiatan ini mencapai Rp 450 juta. Namun, transparansi mengenai titik pengerjaan, progres, serta mekanisme pelaksanaannya tidak dapat dipastikan karena pemerintah desa memilih bungkam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Saat media menghubungi Kepala Desa Saobi melalui WhatsApp untuk meminta klarifikasi, pesan hanya terbaca tanpa mendapatkan jawaban. Bahkan setelah dihubungi berulang kali, tidak ada tanggapan apa pun dari pihak desa.

Sikap tidak komunikatif ini memunculkan dugaan bahwa ada hal yang ingin ditutupi, terlebih dalam konteks proyek bersumber dari dana publik yang wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2