“Alhamdulillah sampai saat ini kondisi penyakit hewan ternak di Tuban masih terkendali. Vaksinasi terus kami lakukan sebagai langkah pencegahan,” jelas Eko.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKP2P Tuban, Pipin Diah Larasati, menyebutkan bahwa pengawasan saat ini difokuskan pada dua penyakit utama yang kerap menyerang ternak, yakni PMK dan Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit lato-lato.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Meski demikian, Pipin memastikan masyarakat tidak perlu panik karena kedua penyakit tersebut tidak menular kepada manusia. Menurutnya, daging hewan yang terpapar tetap aman dikonsumsi selama proses penyembelihan dan pengolahan dilakukan dengan benar.

“PMK dan LSD bukan penyakit zoonosis, sehingga tidak menular ke manusia. Namun kami tetap melakukan pengawasan ketat agar kualitas hewan kurban tetap terjamin,” katanya.

Pada hari pelaksanaan kurban nanti, tim kesehatan hewan juga akan melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem di lokasi penyembelihan. Pemeriksaan antemortem dilakukan sebelum hewan disembelih untuk memastikan kondisi kesehatan ternak, sedangkan pemeriksaan postmortem dilakukan setelah penyembelihan guna mengecek kualitas daging dan organ dalam.

DKP2P juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif saat membeli hewan kurban. Ciri hewan sehat di antaranya memiliki mata cerah, hidung bersih, bulu mengilap, nafsu makan baik, tidak pincang, serta cukup umur sesuai ketentuan syariat.

Selain itu, masyarakat diminta memastikan hewan yang dibeli telah mendapatkan vaksinasi dan memiliki dokumen kesehatan resmi dari petugas berwenang.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, DKP2P Tuban membuka layanan konsultasi kesehatan hewan kurban melalui Call Centre di nomor 085234336601. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat maupun panitia kurban untuk mendapatkan informasi maupun melaporkan kondisi hewan yang dicurigai sakit.

Dengan pengawasan yang dilakukan secara menyeluruh, Pemerintah Kabupaten Tuban berharap pelaksanaan Iduladha 2026 dapat berlangsung aman dan lancar, sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam mengonsumsi daging kurban.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2