BERITASIBER.COM — Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pemeriksaan dilakukan secara intensif di sejumlah pasar hewan, lapak penjualan ternak, hingga lokasi penyembelihan di masjid dan instansi guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran penyakit hewan menular sekaligus menjamin ketersediaan daging kurban yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) bagi masyarakat Kabupaten Tuban.
Kepala DKP2P Kabupaten Tuban, Eko Julianto, mengatakan pengawasan kesehatan hewan kurban telah dipersiapkan sejak jauh hari. Selain melakukan pemeriksaan kesehatan ternak, pihaknya juga memberikan edukasi kepada pengurus masjid dan panitia kurban terkait tata cara penanganan hewan kurban yang sesuai standar kesehatan dan syariat Islam.
“Pengawasan kami lakukan mulai dari pasar hewan, distribusi ternak, hingga nanti saat proses penyembelihan di masjid-masjid. Tujuannya agar masyarakat mendapatkan hewan kurban yang benar-benar sehat dan aman dikonsumsi,” ujar Eko, Sabtu (23/5).
Menurutnya, peningkatan mobilitas ternak menjelang Iduladha menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Oleh karena itu, DKP2P menerjunkan dokter hewan dan paramedis veteriner di seluruh kecamatan untuk melakukan pemantauan rutin terhadap lalu lintas ternak.
Setiap hewan yang masuk maupun keluar wilayah diwajibkan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kondisi fisik hewan, termasuk mata, hidung, mulut, suhu tubuh, serta kondisi alat gerak guna mendeteksi gejala penyakit sejak dini.
Adapun pasar hewan yang menjadi fokus pengawasan berada di sejumlah kecamatan strategis seperti Semanding, Kerek, Jatirogo, dan Parengan. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan langsung terhadap sapi, kambing, dan domba yang diperjualbelikan.
Selain pemeriksaan lapangan, DKP2P juga menggencarkan program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) secara gratis kepada peternak sejak awal tahun. Program tersebut dinilai efektif dalam menjaga kesehatan ternak dan mencegah munculnya kasus baru menjelang Iduladha.






