Menurut dr Boyke, rasa stres dan beragam masalah kesehatan yang dialami oleh seorang ibu hamil dapat menyebabkan seorang wanita memiliki potensi untuk alami kelainan seksual pedofilia.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Stres saat hamil atau persalinan yang sulit. Harus vakum misalnya, gawat janin, asfiksia atau kurang oksigen dan lain-lain,” kata dr Boyke.

Tak hanya itu, trauma masa kecil pun juga bisa menyebabkan kelainan seksual pedofilia. “Waktu kecil wanita itu sering dilecehkan, dibanding-bandingkan, mengalami KDRT atau kehidupan orang tuanya tidak harmonis dan lain-lain,” sambungnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Disinggung soal ciri-ciri kelainan seksual pedofilia, dr Boyke mengatakan jika saat ini tidak ada ciri khusus dari pengidapnya yang bisa dilihat. Bahkan pengidap pedofilia ini cenderung terlihat baik dengan orang-orang.

“Nggak ada ciri-cirinya yang khas. Bahkan tampak si wanita itu baik banget,” ujar dr Boyke.

Lebih lanjut, dr Boyke mengungkapkan pentingnya pendidikan seks untuk anak-anak. Bukannya tanpa alasan, kepolosan dan ketidaktahuan anak soal seks kerap dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Anak-anak harus diberikan pendidikan seks supaya ketidaktahuannya tidak dimanfaatkan oleh para pedofil,” pungkas dr Boyke. (*)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2