BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Baru beberapa hari menjabat, Camat Glagah Sutikno langsung menunjukkan komitmennya dalam menangani persoalan yang dihadapi masyarakat. Salah satu fokus utamanya saat ini adalah kebutuhan air untuk musim tanam ketiga, yang masih belum terpenuhi akibat minimnya curah hujan di wilayah Glagah dan sekitarnya.
Seusai prosesi pisah sambut jabatan, Sutikno bergerak cepat dengan melakukan koordinasi bersama para kepala desa (kades) untuk mencari solusi terbaik bagi petani. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan dan desa agar persoalan pertanian bisa segera diselesaikan.
“Mutasi itu hal yang biasa. Sejak beberapa hari lalu saya sudah berkoordinasi dengan teman-teman kades dan Alhamdulillah mereka menyambut baik. Kami berharap sinergi ini bisa terus berlanjut selama saya bertugas di sini,” ujar Camat Glagah Sutikno, Senin (20/10/2025).
Sutikno menjelaskan, saat ini para petani di wilayah Glagah tengah memasuki musim tanam ketiga, sehingga kebutuhan air menjadi sangat mendesak. Untuk itu, pihaknya mengambil langkah proaktif dengan berkoordinasi lintas wilayah, khususnya dengan kecamatan sekitar seperti Turi, Kalitengah, dan Karangbinangun, guna membuka aliran air dari daerah Kuro.
“Kami sudah berkomunikasi dengan teman-teman di lima kecamatan agar saling memahami situasi ini. Mudah-mudahan air bisa lancar dan kebutuhan petani segera teratasi,” jelasnya.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan distribusi air dan mencegah potensi kesalahpahaman antarwilayah.





