“Disisa-sisa pengabdian kita kami saya Pak Ro’uf terus berusaha berikhtiar dapat terus memberikan sesuatu yang bermakna bagi masyarakat. Dan saya yakin jenengan semua, mempunyai keinginan yang sama yaitu ingin mensejahterakan dan ingin memajukan desanya masing-masing,” lanjut Pak Yes.
Halal bihalal yang di ikuti lebih dari 400 undangan tersebut, juga diisi dengan tausyiah dari Kyai Ahmad Anwar Zahid seorang pendakwah dari Bojonegoro. Pada kesmepatan tersebut, Kyai Anwar Syahid berpesan seorang kepala desa/ lurah diharuskan menjadi pendidik demokrasi yang baik bagi masyarakat.
“Kepala desa harus memberikan kebijakan yang baik, tidak boleh dendam politik, tetapi kepala desa harus mendidik demokrasi kepada masyarakat, jangan sampai selama menjadi luruh atau kades yang masih ada dendam politik dan ini menjadi tidak mendidik masyarakat,” ujar pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah tersebut.





