PKS Lamongan kini fokus pada penguatan jaringan di tingkat akar rumput (grassroots) dan peningkatan kualitas kader di lapangan. Ali menegaskan bahwa target khusus ke depan bukan hanya jumlah suara, tetapi juga penguatan kepercayaan masyarakat terhadap PKS sebagai partai yang konsisten melayani rakyat.
“Target kita di lapangan adalah memperluas basis massa, menjangkau pemilih baru, dan terus melakukan edukasi politik yang santun dan produktif,” ujarnya.
Terkait dinamika persaingan antarpartai di Kabupaten Lamongan, Ali menyebut bahwa kompetisi itu pasti ada. Namun, PKS memilih untuk membangun hubungan yang baik dan terbuka dengan semua partai politik di daerah.
“Persaingan itu selalu ada. Tapi semakin lama kita bergaul dan berinteraksi dengan partai-partai lain, Insya Allah akan terbangun sinergi. Karena Lamongan ini besar, tidak bisa diurus oleh satu partai saja. Harus semua partai bersama-sama membangun,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan komunikasi antar ketua partai politik sebagai jembatan untuk kolaborasi lintas partai.
“Politik itu bukan hanya soal menang atau kalah. Politik juga alat untuk menjalin komunikasi dan kerja sama. Kita akan terus komunikasikan itu dengan para ketua parpol lainnya,” tambahnya.
Melalui Musda ini, PKS Lamongan menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi partai yang tidak hanya fokus pada kekuasaan, tetapi juga pada pelayanan masyarakat, kolaborasi lintas partai, dan pendidikan politik yang sehat.
“Dengan semangat “Bersama Melayani Rakyat”, PKS optimistis bahwa sinergi antar elemen politik di Lamongan akan menjadi kunci sukses pembangunan ke depan,” pungkasnya.(Bs).





