BERITASIBER.COM | LAMONGAN — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan (FEB UNISLA) berhasil menyelenggarakan konferensi internasional bertajuk National Innovation Conference on Economies and Business (NICEBIS) 2025, dengan tema “Artificial Intelligence as a Catalyst for Multidisciplinary Entrepreneurship in the Digital Era.”
Konferensi ini menjadi ajang penting bagi para akademisi, praktisi, peneliti, dan pelaku industri dari berbagai bidang untuk berdiskusi mengenai peran kecerdasan buatan (AI) dalam mempercepat inovasi dan membuka peluang kewirausahaan lintas disiplin di tengah perkembangan ekonomi digital yang pesat.
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 250 peserta, yang terdiri dari akademisi, mahasiswa, peneliti, dan praktisi dari dalam dan luar negeri.
NICEBIS 2025 berlangsung secara hybrid, memadukan kehadiran fisik dan partisipasi daring, sehingga dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
Hadir sebagai narasumber utama dalam konferensi ini adalah sejumlah tokoh terkemuka, antara lain:
- Assoc. Prof. Dr. Rozaini Binti Rosli dari Malaysia, yang memberikan perspektif global tentang penerapan AI dalam manajemen dan pengembangan bisnis.
- Rifai Afin, S.E., M.Sc., Ph.D., akademisi diaspora dari UTM dan Hungary, yang membahas integrasi AI dalam model bisnis inovatif.
- Dr. H. Abdul Ghofur, Rektor UNISLA, yang menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan sektor industri dalam menghadapi era transformasi digital.
- Dr. Abid Muhtarom, Dekan FEB UNISLA, yang mempresentasikan pandangannya tentang peran perguruan tinggi dalam membentuk wirausahawan digital berbasis multidisiplin melalui pemanfaatan AI.
Rangkaian kegiatan NICEBIS 2025 dimulai dengan pengumpulan abstrak pada 26 Mei hingga 9 Juni 2025, dilanjutkan dengan pengumpulan paper final pada 17 Juni 2025, dan ditutup dengan seminar internasional pada 3 Juli 2025.





