Satim lalu datang ke kos korban dan menyiramkan air keras ke wajah korban. Korban pun sontak berteriak kencang, sedangkan Satim langsung kabur dengan mengenakan jaket ojol dan masker.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sedangkan barang bukti berupa gelas plastik untuk menyiram korban, dibuang Satim di jembatan jalan Dr Sardjito.

“Beli 1 liter, kemudian dia menggunakan gelas boba jumbo plastik itu, tapi dobel. Waktu dia nyiram itu kena tetesan juga, makannya sininya, di jari jari pelaku itu melepuh,” terang Probo.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“1 liter itu 1 kaleng 1 literan, ditaruh di gelas plastik itu masih sisa, kemudian ditutup lagi. Dibuang di jembatan UGM ke arah jalan AM Sangaji itu,” paparnya.

Perbuatan keji Billy ini dilakukan lantaran sakit hati diputus oleh korban. Mereka menjalin hubungan pada 2021 silam dan harus kandas lantaran korban meminta putus pada Agustus 2024 silam. Ironisnya, Billy sempat mengelak menjadi dalang penganiayaan terhadap korban.

“Awalnya tidak mengakui, dia memang sengaja ini direncanakan supaya mengaburkan. Direncanakan secara terencana betul,” kata Probo.

Sebelum melakukan aksinya, Billy sudah berulang kali meminta balikan ke korban namun selalu ditolak. Billy pun sempat mengancam korban setelah berulangkali ditolak.

“Ancamannya gini, kalau kamu ndak mau balik lagi, hati saya hancur ya kamu harus hancur. Dia (Billy) selalu datang ke kos tapi selalu ditolak,” pungkasnya. (WR)

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2