Standarisasi global, tren pariwisata global yang homogen dapat menggeser keunikan budaya lokal.

Kurangnya kesadaran, tidak semua pelaku pariwisata dan masyarakat memahami pentingnya nilai-nilai kebangsaan dalam pengembangan pariwisata.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Perubahan sosial budaya, perubahan gaya hidup dan nilai-nilai generasi muda dapat mempengaruhi kelestarian budaya lokal.

Infrastruktur yang belum memadai, keterbatasan infrastruktur dapat menghambat pengembangan pariwisata yang berkualitas.

“Peran apa yang dapat dimainkan oleh generasi muda dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya Jogja?

Generasi muda memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya Jogja,” sambungnya.

Menurut Arya, beberapa peran yang dapat mereka lakukan antara lain, aktif dalam kegiatan pelestarian budaya, mengikuti kegiatan-kegiatan seperti karawitan, tari, atau gamelan.

Menjadi duta wisata, mempromosikan budaya Jogja kepada teman-teman dan keluarga.

Membuat konten kreatif, membuat video, tulisan, atau karya seni lainnya yang mengangkat tema budaya Jogja.

Berinovasi yakni, menciptakan produk-produk kreatif berbasis budaya yang menarik minat wisatawan.

Dan, berpartisipasi dalam kegiatan sosial, membantu masyarakat sekitar dalam melestarikan lingkungan dan budaya. (WR)

Editor : Achmad Bisri

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.comĀ 

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2