LAMONGAN, BeritaSiber.com – Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam, khususnya kekeringan, kebakaran lahan, dan pohon tumbang, jajaran Polsek Sarirejo, Polres Lamongan, melaksanakan patroli kewilayahan dengan melakukan monitoring kondisi lingkungan di area persawahan dan embung Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut difokuskan pada pemantauan debit air embung atau waduk, kondisi lahan pertanian, serta potensi kerawanan bencana sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan menjaga keselamatan masyarakat.
Kapolsek Sarirejo, IPTU Moch. Sokep, S.H., menjelaskan bahwa patroli kewilayahan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi bencana alam yang dapat berdampak terhadap aktivitas dan kehidupan masyarakat, terutama para petani yang menggantungkan kegiatan pertaniannya pada ketersediaan sumber air.
Menurutnya, pemantauan kondisi embung, area persawahan, dan lingkungan sekitar menjadi langkah penting untuk mendeteksi potensi kerawanan sejak dini.
“Patroli kewilayahan ini kami laksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya kekeringan, kebakaran lahan pertanian, maupun pohon tumbang. Melalui pemantauan langsung di lapangan, kami berupaya mengetahui kondisi lingkungan sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan yang dapat membahayakan keselamatan dan mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar IPTU Moch. Sokep.
Dalam pelaksanaannya, personel jaga Polsek Sarirejo melakukan pemantauan di sejumlah titik sekitar area persawahan dan embung Desa Gempoltukmloko. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperhatikan kondisi debit air sebagai salah satu indikator penting dalam mengantisipasi potensi kekeringan, terutama pada lahan pertanian yang membutuhkan pasokan air secara berkelanjutan.
Selain memantau ketersediaan air, petugas juga memperhatikan kondisi lahan persawahan yang berpotensi mengalami kekeringan dan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran apabila terdapat sumber api yang tidak terkendali.
Pemantauan terhadap keberadaan pohon yang berpotensi tumbang turut menjadi perhatian dalam kegiatan patroli. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan yang dapat menimbulkan bahaya bagi masyarakat, terutama apabila terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba.
Tidak hanya melakukan monitoring kondisi alam, anggota Polsek Sarirejo juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada warga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap keselamatan lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga sumber daya air, menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran lahan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana di lingkungan sekitar.
IPTU Moch. Sokep menegaskan bahwa pencegahan bencana membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, baik aparat kepolisian, pemerintah desa, maupun masyarakat. Menurutnya, kepedulian bersama menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko kerugian akibat bencana alam.





