LAMONGAN, BeritaSiber.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya terus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperkuat fasilitas pengamanan di sejumlah perlintasan sebidang, termasuk enam titik yang berada di wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Enam perlintasan tersebut masuk dalam daftar prioritas Program Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang Tahun 2026 yang dilaksanakan KAI Daop 8 Surabaya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Program ini menyasar 15 titik perlintasan kereta api yang tersebar di lima kabupaten dan kota. Dari jumlah tersebut, tiga pos jaga perlintasan (JPL) telah mulai beroperasi pada Jumat (9/10/2026), sedangkan 12 titik lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen KAI untuk menekan potensi risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan perlindungan bagi masyarakat yang setiap hari melintasi jalur kereta api.

Enam Titik di Lamongan Jadi Perhatian KAI

Kabupaten Lamongan menjadi salah satu wilayah yang memperoleh perhatian dalam program peningkatan keselamatan perlintasan sebidang tahun ini.

Dari total 15 titik prioritas, sebanyak enam lokasi berada di Lamongan. Jumlah tersebut setara dengan Kota Surabaya yang juga mendapatkan alokasi enam titik.

Sementara itu, tiga lokasi lainnya tersebar di Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Bojonegoro, masing-masing satu titik.

Khusus untuk tiga pos penjagaan yang telah dioperasikan, seluruhnya berada di wilayah Kota Surabaya.

Ketiga lokasi tersebut meliputi JPL 10 dan JPL 13A di petak jalan Wonokromo–Sepanjang, serta JPL 393 di petak jalan Kandangan–Tandes.

Dengan demikian, enam titik perlintasan di Kabupaten Lamongan masih termasuk dalam program pembangunan fasilitas pengamanan yang sedang berjalan.

Peningkatan fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung petugas dalam menjalankan pengamanan sesuai prosedur, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan.

KAI Tegaskan Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa pengoperasian pos penjagaan baru merupakan langkah nyata perusahaan dalam meningkatkan keselamatan transportasi kereta api.

Menurutnya, penguatan pengamanan di perlintasan sebidang perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama pada lokasi yang telah ditetapkan sebagai titik prioritas.

“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam operasional kereta api. Pengoperasian tiga Pos JPL baru ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat pengamanan di perlintasan sebidang yang menjadi titik prioritas,” ujar Mahendro dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).

Ia menambahkan, peningkatan keselamatan tidak hanya bergantung pada ketersediaan fasilitas fisik, tetapi juga kesiapan petugas yang bertanggung jawab melakukan pengamanan di lapangan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2