AKP Mariduk Tambunan menegaskan bahwa kehadiran polisi di SPBU bukan sekadar untuk melakukan pendataan stok, melainkan sebagai langkah preventif (pencegahan) terhadap potensi gesekan atau keributan antar-pengguna kendaraan saat melakukan pengisian bahan bakar.
“Monitoring ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kami ingin memastikan masyarakat Kota Pematangsiantar merasa tenang dan nyaman saat melakukan pengisian BBM tanpa perlu khawatir akan adanya gangguan keamanan maupun oknum-oknum yang mencoba menyalahgunakan distribusi BBM bersubsidi,” ujar Kasat Samapta.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang sedang berada di lokasi SPBU. Kehadiran petugas berseragam dinilai memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya pelanggaran aturan dalam pengisian BBM, seperti pengisian menggunakan jeriken yang tidak sesuai ketentuan.
Pihak Polres Pematangsiantar terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima melalui kehadiran personel di ruang publik. Dengan terpantaunya ketersediaan stok BBM secara berkala, diharapkan tidak terjadi kepanikan di masyarakat akibat isu kelangkaan yang sering memicu gejolak sosial.
Hingga berakhirnya kegiatan pemantauan, situasi di seluruh SPBU yang disambangi terpantau berjalan normal. Aktivitas pengisian BBM berjalan dengan tertib dan lancar tanpa adanya laporan gangguan keamanan maupun antrean yang berarti. Polres Pematangsiantar menegaskan akan terus melakukan patroli serupa secara berkala sebagai bagian dari tanggung jawab kepolisian dalam mengayomi dan melayani masyarakat.(Pirhot Nababan)





