BERITASIBER.COM – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan keseriusan dalam menggenjot pembangunan infrastruktur jalan sebagai tulang punggung penggerak ekonomi daerah.

Hingga pertengahan tahun 2026, tercatat sebanyak 65 persen ruas jalan di wilayah Kabupaten Lamongan telah berada dalam kondisi mantap atau baik. Pencapaian ini menjadi indikator penting dalam upaya daerah memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi komoditas ekonomi antarwilayah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam peresmian ruas jalan poros Maindu–Blawirejo di Kecamatan Kedungpring, Selasa (30/6/2026), menegaskan bahwa infrastruktur bukan sekadar sarana transportasi, melainkan fondasi utama bagi akselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Pembangunan ruas jalan sepanjang 1,6 kilometer tersebut menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah dan swadaya masyarakat, terutama kontribusi aktif para diaspora asal Desa Maindu yang menunjukkan sinergi kuat dalam membangun daerah asal.

“Pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas utama kami. Jalan yang baik akan menekan biaya logistik, mempercepat distribusi barang dan jasa, sehingga secara otomatis mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Capaian 65 persen kondisi jalan yang baik adalah komitmen berkelanjutan yang terus kami tingkatkan,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemkab Lamongan akan terus mengeksekusi program Jamula (Jalan Mantap dan Alus Lamongan) secara bertahap. Fokus pembangunan ke depan diprioritaskan pada ruas-ruas jalan poros strategis yang menghubungkan antar kecamatan, termasuk ruas Pucuk–Laren serta Mantup–Sambeng. Langkah ini dianggap krusial agar denyut nadi ekonomi tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi merata hingga ke pelosok desa.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2