Selain itu, Jazilul juga menyoroti pentingnya akses pendidikan bagi masyarakat desa. Melalui program satu desa sepuluh sarjana, ia berharap setiap desa dapat mencetak generasi muda yang terdidik, berdaya saing, serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan di wilayahnya masing-masing. Pada kesempatan itu, ia turut merekomendasikan Universitas Sunan Gresik sebagai salah satu pilihan perguruan tinggi bagi generasi muda desa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Lamongan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, melainkan juga penguatan karakter dan kualitas SDM masyarakat.

“Pembangunan yang berkelanjutan harus seimbang antara fisik dan nonfisik. SDM unggul merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Oleh karena itu, penguatan pendidikan, kesehatan, dan karakter masyarakat terus menjadi prioritas kami,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman para kepala desa terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola pembangunan desa. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa, percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lamongan diyakini dapat terwujud secara optimal dan berkelanjutan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2