Desa Kanekes di Kabupaten Lebak menjadi tempat tinggal Suku Badui, masyarakat adat Sunda yang masih mempertahankan cara hidup sederhana tanpa teknologi modern.
Suku Badui terbagi dua kelompok, yakni Badui Dalam yang tertutup bagi dunia luar, dan Badui Luar yang sedikit lebih terbuka terhadap pengunjung. Mengunjungi desa ini memberikan pengalaman spiritual tersendiri—belajar tentang kesederhanaan dan kehidupan yang selaras dengan alam.
4. Desa Ubud, Bali
Ubud tak hanya dikenal sebagai pusat seni dan budaya Bali, tetapi juga sebagai destinasi favorit wisatawan dunia yang mencari ketenangan dan keseimbangan hidup.
Hamparan sawah hijau, galeri seni, hingga air terjun yang menawan menjadikan Ubud sebagai jantung pariwisata budaya Bali. Tak heran jika banyak seniman dan tokoh dunia memilih menetap sementara di desa ini untuk mencari inspirasi.
5. Dusun Butuh (Nepal van Java), Magelang – Jawa Tengah
Berlokasi di lereng Gunung Sumbing, Dusun Butuh di Desa Temanggung, Kabupaten Magelang, menawarkan pemandangan unik dengan deretan rumah berundak di tebing pegunungan.
Panoramanya menyerupai desa-desa di Nepal, sehingga dijuluki “Nepal van Java.” Selain menjadi base camp pendakian Gunung Sumbing, tempat ini kini viral di media sosial dan menjadi salah satu ikon wisata baru di Jawa Tengah.
Kelima desa tersebut membuktikan bahwa pariwisata Indonesia bukan hanya soal pantai dan kota besar, tetapi juga tentang kearifan lokal, tradisi, dan kelestarian alam. Pemerintah pun terus mendorong pengembangan desa wisata berkelanjutan agar bisa memberikan manfaat ekonomi tanpa mengorbankan nilai budaya dan lingkungan.





