“Penyusunan anggaran harus diikuti dengan indikator kinerja yang konkret, sehingga realisasi keuangan dapat dikaitkan langsung dengan capaian program dan dampak yang dihasilkan,” ujarnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pelatihan ini difokuskan pada metode menyelaraskan tujuan strategis organisasi dengan anggaran, kemudian menurunkannya ke dalam Key Performance Indicator (KPI) yang terukur, baik dari sisi finansial maupun non-finansial. Indikator finansial mencakup efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran, sementara indikator non-finansial meliputi capaian output program, kualitas layanan, serta manfaat yang dirasakan oleh penerima program.

Melalui pendekatan tersebut, peserta dibekali pemahaman untuk membangun sistem penilaian kinerja yang lebih transparan dan akuntabel. Sistem KPI berbasis anggaran ini dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan publik, khususnya dari donatur dan mitra strategis, sekaligus memperkuat tata kelola organisasi non-profit.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Workshop ini diharapkan mampu mendorong organisasi nirlaba untuk mengembangkan budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan dampak, tanpa meninggalkan nilai-nilai sosial yang menjadi fondasi utama organisasi.

Dengan sistem penilaian kinerja yang terukur dan terintegrasi, organisasi non-profit diharapkan lebih adaptif dan berkelanjutan dalam menjalankan program-program sosialnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2