Lebih lanjut kata S, yakin karena yang memesan HP tersebut adalah dokter yang bertugas di Pratama, selanjutnya dia menitipkan barang pesanan tersebut.
“Kata security ada nama dokter itu. Saya titipkan, setelah saya titipkan dan diterima security, oknum penipu itu memesan go send untuk pengantaran barang ke orangnya,” ungkapnya.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Hingga kekinian, S tidak berniat melaporkan peristiwa penipuan yang dialaminya ke pihak kepolisian.
Sementara pengantar barang atau Go Send dengan kendaraan merk Honda bernomor polisi AA 3621 RG, masih dilakukan pendalaman oleh pihak korban. (WR)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.com
Artikel Rekomendasi
Halaman:






