Adapun kontribusi utama UMKM menjadi lokomotif penggerak ekonomi di Indonesia yaitu pertama, penyedia lapangan pekerjaan bagi pelaku UMKM yang produktif dan kreatif karena pangsa pasar yang cukup luas. Kedua, penyerapan tenaga kerja, dimana banyak pelaku UMKM bisa mudah masuk ke pasar sehingga peluang masuk dan bekerja menjadi muda. Ketiga, jaringan pengaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Adanya peluang masuk ke pasar berakibat jaringan pekerjaan yang tumbuh bisa dimasuki oleh pedagang secara umum bahkan yang berpenghasilan rendah. Keempat, ekonomi produktif dan peluang investasi, adanya pasar yang mudah untuk di masuki menjadikan peluang untuk produktif dan berinvestasi semakin besar, karena produsen tidak membutuhkan modal yang besar untuk bergerak di sektor UMKM.

Penggunaan media sosial juga mampu meningkatkan UMKM di skala makro maupun mikro, pemerintah saat ini juga berusaha melindungi produk pelaku UMKM dengan larangan penjualan di TikTok shop. Pemerintah hari ini sangat peduli dengan pelaku UMKM sebagai tonggak utama perekonomian nasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Komitmen pemerintah dalam menunjang UMKM sangatlah tinggi dengan harapan produk yang dihasilkan UMKM dapat diterima di pasar dalam negeri namun juga pangsa pasar internasional.

Dalam program Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah pun berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pendataan lengkap koperasi dan UMKM (PL-KUMKM) 2023 sebagai upaya mendorong terciptanya basis data tunggal koperasi dan UMKM di Indonesia.

Berharap pemerintah memperoleh big data yang valid sehingga setiap kebijakan pemerintah kedepanya bisa meningkatkan perekonomian nasional lewat jalur UMKM. Adanya pertumbuhan dan pengembangan UMKM bisa menjadi benefit yang langsung dirasakan oleh masyarakat karena sector ini langsung berhubungan dengan pelaku-pelaku usaha kecil dan mudah untuk berinvestasi di dalamnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2