Emil juga mengungkap beberapa hal yang perlu diantisipasi oleh Pemkot Kediri guna menjaga stabilitas harga komoditas di Bulan Januari 2025.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Langkah-langkah yang perlu diambil dengan memastikan distribusi komoditas yang masuk ke Kota Kediri berjalan dengan lancar. Lebih baik lagi kita punya cold storage untuk menyimpan bahan-bahan yang mudah busuk agar tetap bisa dikendalikan harganya,” terangnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat bahwa komoditas pangan yang dikonsumsi secara segar pelan-pelan mulai harus disubstitusi ke barang-barang yang sifatnya tahan lama. Misal cabai dapat diolah menjadi cabai kering agar lebih tahan lama.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu, saat dihubungi secara terpisah, Senin (6/1), Tetuko Erwin Sukarno, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian sekaligus selaku Sekretaris TPID Kota Kediri menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Kediri yang ikut menjaga stabilitas ekonomi sehingga Kota Kediri dapat menjaga inflasi tahunan di angka 1,19 persen pada 2024 ini.

Erwin juga mengemukakan, pandangan optimisnya bahwa stabilitas ekonomi Kota Kediri ini akan dapat berlanjut pada 2025, di mana kebijakan penting pemerintah yang memberlakukan kenaikan PPN hanya pada barang mewah dan bukan pada kebutuhan pokok masyarakat akan dapat menjaga keterjangkauan harga.

Pada bagian akhir wawancara, dia menutup dengan pernyataan bahwa pemerintah sedang menyiapkan beberapa program untuk meningkatkan produktifitas dan mengurangi beban belanja keluarga, seperti: makanan bergizi gratis dan pelatihan ketrampilan kerja,

“Semoga program-program pemerintah di tahun 2025 dapat meringankan kebutuhan, mendorong daya beli masyarakat serta meningkatkan daya saing kita semua,”  tutupnya.(adv/kom)

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2