Seluruh korban yang ditemukan dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jatim.
Emi menambahkan bahwa operasi besar-besaran ini melibatkan puluhan unsur SAR dari berbagai wilayah, termasuk Basarnas, TNI-Polri, relawan, dan instansi terkait lainnya. Fokus utama tim saat ini adalah memastikan tidak ada korban yang tertinggal di bawah reruntuhan.
“Seluruh potensi SAR kami kerahkan penuh. Prioritas kami adalah memastikan semua korban berhasil dievakuasi,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pencarian masih terus berlanjut, dengan fokus terbaru diarahkan ke sektor utara bangunan yang dinilai masih berpotensi menyimpan korban.
“Mohon doa dari seluruh masyarakat agar proses pencarian berjalan lancar dan tidak ada lagi korban yang tertinggal,” pungkas Emi.(**)





