Namun, kejadian ini belum berakhir di situ. Beberapa saat kemudian MNN kembali ke ruangan kelas dengan membawa senjata tajam jenis Bendo. Dengan serangan tak terduga, MNN mengayunkan senjata tersebut ke arah sang guru WU mengenai jari tangan kirinya.
Peristiwa pembacokan ini kemudian dilaporkan ke Polres Lamongan.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP I Made Suryadinata saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan laporan sudah diterima.
AKP I Made Suryadinata mengatakan Satreskrim Polres Lamongan sudah memintai keterangan terhadap pelapor, saksi-saksi dan terlapor serta visum pelapor.
“Kasus ini masih di dalami,” kata Kasat Reskrim Polres Lamongan.





