“Harapan kami, dengan terpenuhinya gizi anak-anak, mereka tumbuh sehat, berpikir cerdas, dan siap menjadi generasi emas masa depan,” tuturnya.
Program MBG di Lamongan kini tidak hanya menjadi upaya peningkatan gizi, tetapi juga media edukasi nilai-nilai nasionalisme dan budaya lokal bagi pelajar.
Dengan perpaduan antara gizi, budaya, dan semangat kebangsaan, kegiatan MBG edisi Sumpah Pemuda di Deket Kulon menjadi momentum inspiratif dalam membentuk anak-anak Lamongan yang sehat dan mencintai tanah air.
Kepala SDN Deket Kulon, Mulyati, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya program MBG di sekolah yang ia pimpin.
“Anak-anak sangat senang mendapat MBG. Sekarang setiap pagi mereka semangat berangkat sekolah karena ada makan bergizi,” ujar Mulyati dengan penuh syukur.
Ia menambahkan, program MBG bukan hanya menambah asupan gizi, tetapi juga berdampak positif terhadap motivasi belajar dan kebahagiaan siswa.
“Harapan kami program MBG ini terus berlanjut. Anak-anak sangat terbantu, baik dari sisi kesehatan maupun semangat belajarnya,” ucapnya.(Bs).





