Setelah di perbolehkan, lalu melakukan tindakan. Selanjutnya dilakukan oleh tim medis di RSPAU Dr S Hardjolukito baik penanganan awal dilapangan dan langsung dibawa ke RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Di RSPAU dr. S. Hardjolukito dilakukan CPR sesuai SOP.

“Dan atas permintaan tim official China agar atlet dipindahkan ke RS sardjito untuk penanganan tindakan kritis pun telah dilakukan, akan tetapi nyawa atlet tersebut tidak terselamatkan.” ujarnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Atlet tersebut dinyatakan meninggal dunia di RS. Sardjito pada hari Minggu 30 juni 2024 pukul 23.20. WIB. Pihak kita tetap melakukan penyelidikan,” pungkasnya. (Wira)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2