Upaya pencarian dilakukan sejak malam hari oleh keluarga, warga sekitar, serta melibatkan sejumlah pihak seperti kepolisian, BPBD, Babinsa, Polairut, dan tim relawan. Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu.
Jenazah korban akhirnya ditemukan pada Selasa pagi (13/5/2025) sekitar pukul 06.00 WIB di kawasan Pancer Door, dekat Masjid Apung, dalam kondisi tidak bernyawa.
Menanggapi kejadian ini, Kepala Desa Eko Haryono mengimbau warga untuk sementara waktu menghentikan aktivitas mencari ikan di sungai hingga kondisi cuaca membaik.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami minta warga menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas di sungai dalam cuaca ekstrem, agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya aktivitas di alam bebas saat kondisi cuaca tak menentu, terlebih bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.(Yuan).
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





