BERITASIBER.COM | JAKARTA – Banyak orang berpikir bahwa membangun rumah cukup dengan desain yang indah dan kekinian. Padahal, faktor ketahanan material justru menjadi kunci agar hunian tetap nyaman dan estetis dalam jangka panjang tanpa perlu sering renovasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sering kali, pemilik rumah terpaksa melakukan perbaikan berulang karena dinding cepat kusam, lembap, hingga berjamur akibat rembesan air. Kondisi tersebut tidak hanya merusak tampilan, tetapi juga dapat menurunkan nilai bangunan sebagai investasi jangka panjang.

Tren arsitektur saat ini mengarah pada desain minimalis natural menggunakan semen ekspos, palet warna earth tone, serta material alami yang menonjolkan keindahan tekstur aslinya. Namun, gaya ini juga menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjaga dinding tetap bersih dan tahan terhadap kelembapan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurut Nyiayu Chairunnikma, Head of Marketing Semen Merah Putih (PT Cemindo Gemilang Tbk), banyak orang yang masih salah dalam menentukan prioritas material bangunan.

“Banyak yang fokus pada desain, tapi lupa memperhatikan kualitas bahan. Semen misalnya, jika hanya memilih karena harga murah tanpa mempertimbangkan kualitas, akibatnya bangunan tidak tahan lama dan sering butuh renovasi,” ujar Nyiayu, Selasa (4/11/2025).

Ia menambahkan, meski semen hanya sekitar 5–10 persen dari total biaya pembangunan, perannya sangat besar dalam menjaga kekuatan dan keindahan struktur bangunan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2