Peserta karnaval dari Puskesmas Tikung juga membawa properti dan poster-poster edukatif seputar kesehatan ibu dan anak, bahaya merokok, serta ajakan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Aksi ini mendapat sambutan hangat dari penonton yang memadati rute karnaval sejak pagi hari.
Camat Tikung, Sujirman, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi partisipasi aktif UPT Puskesmas Tikung. Menurutnya, keikutsertaan instansi kesehatan dalam karnaval budaya menjadi simbol sinergi antara sektor kesehatan dan pelestarian budaya lokal.
“Ini membuktikan bahwa semangat kemerdekaan bisa diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk dengan memadukan edukasi kesehatan dalam kegiatan budaya. Kami sangat mengapresiasi inovasi ini,” ujar Camat Tikung.
Karnaval budaya ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Warga dari berbagai desa di Kecamatan Tikung berbondong-bondong menyaksikan pertunjukan yang berlangsung hingga siang hari.
Selain Puskesmas Tikung, kegiatan ini juga diikuti oleh lembaga pendidikan, perangkat Desa, Dusun RT RW, serta instansi pemerintahan lainnya.
Melalui partisipasi aktif seperti ini, UPT Puskesmas Tikung berharap dapat terus menjalin kedekatan dengan masyarakat, tidak hanya sebagai pusat layanan kesehatan, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kesadaran dan pola hidup sehat berbasis kearifan lokal.(Bs).





