BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Mewarnai rangkaian hari jadi Lamongan (HJL) ke 455, sebanyak 594 anak usia dini mengikuti ajang kompetisi push bike atau sepeda tanpa pedal di Halaman Lamongan Sport Center, Sabtu (18/05/2024).
Digelar selama dua hari (18-10/5), push bike megilan rice mengkualisifikasi 13 kategori untuk bertanding di lintasan 320 meter, mulai dari 2021 boys 2021 girls, 2020 boys, 2020 girls, 2019 boys, 2019 girls, 2018 boys, 2018 girls, 2017 boys, 2017 girls, 2016 boys, 2016 girls, hingga FFA Max 2014.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lamongan Erwin Sulistya Pambudi, mengatakan olahraga yang masuk dalam rekreasi ini menjadi salah satu wadah untuk mengasah kecepatan, ketangkasan, maupun kekuatan riders sejak dini.
Sebab, kedepan potensi atlet-atlet push bike mampu dikembangkan kedalam cabang bersepeda dalam olimpiade seperti road (jalan), track, mountain biking (MTB), dan BMX.
“Kedepan bisa tumbuh atlet-atlet baru, pembalap sepeda di Lamongan dulu pernah berjaya meraih emas di Asian Gemes, jadi untuk riders baik dari Lamongan maupun kabupaten kota lainnya semoga kita bisa eksis di dunia sepeda yang rintisannya mulai sejak sekarang. Jadi ini semacam rekreasi, karena masuknya juga di KORMI bukan KONI tapi tetap semangat,” ucap Erwin saat membuka PUSH BIKE Megilan Race.
Ketua Megilan Push Bike Lamongan (MPL) Syahaffath Assegaf mengungkapkan, membludaknya antusiasme pembalap cilik untuk mengikuti push bike, kompetisi ini terbagi menjadi dua series untuk akumulasi juara umum.





