Tak hanya menyasar pasar tradisional, Satgas Pangan juga melakukan inspeksi di sejumlah ritel modern untuk memastikan ketersediaan stok, terutama minyak goreng yang sempat mengalami gejolak harga dalam beberapa waktu terakhir. Hasil pengecekan menunjukkan stok minyak goreng dalam kondisi aman dan tersedia bagi konsumen.
“Stok minyak goreng dan komoditas lainnya terpantau aman. Tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan atau permainan harga,” tambah AKP Zaenal.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara rutin dan berkelanjutan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri. Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi lonjakan harga dan gangguan distribusi yang dapat merugikan masyarakat.
Selain pengawasan, Satgas Pangan juga mengimbau para pedagang dan distributor agar tetap mematuhi ketentuan harga serta tidak melakukan praktik curang. Masyarakat pun diminta untuk segera melapor jika menemukan indikasi penimbunan, kecurangan takaran, maupun lonjakan harga yang tidak wajar.
“Kami berkomitmen menjaga stabilitas pangan di Kota Probolinggo agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman, tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok,” pungkasnya.
Dengan pengawasan intensif ini, diharapkan stabilitas pasokan dan harga pangan di Kota Probolinggo dapat terjaga, sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif selama Ramadan.






