Ia juga menyebut, melalui lantunan shalawat dan syair bernilai Islami, siswa tidak hanya berlatih seni musikal, tetapi juga menghayati makna religius yang membentuk pribadi berakhlakul karimah.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Lamongan, Asman, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membangun generasi yang cerdas, kreatif, dan berbudaya Islami.
“Selain sebagai ajang lomba, kegiatan ini juga untuk menanamkan semangat kebersamaan dan kecintaan siswa terhadap seni karakter Islam,” jelasnya.
Melalui kegiatan Festival Al Banjari, MTsN 2 Lamongan berharap bisa memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya dan nilai religius di era digital.(Bs).





